Lajnah Ad Daaimah lilbuhuts al Ilmiyyah wal Ifta’Soal :“ Apa hukumnya orang yg mengolok-olok wanita yg ingin mengenakan hijab syar’i dgn menutupi kepala dan wajahnya ?Jawab :Barang siapa mengolok-olok muslim laki-laki atau perempuan krn keteguhannya memegang syari’at Islam maka ia telah kafir baik dalam permasalahan hijab yg syar’i ataupun yg lainnya.Hal ini berdasarkan riwayat Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma beliau berkata : “Ada seorang laki-laki yg berkata pada waktu Perang Tabuk dalam suatu majelis : “Saya tidak pernah melihat orang yg seperti para penghapal Al-Qur’an kita ini yg lbh suka memperbesar perut suka berbohong dan takut perang kecuali orang ini .Kemudian ada seorang laki-laki dari sahabat nabi yg berkata : “Kamu dusta kamulah orang yg munafik ! Sungguh aku akan menceritakan hal ini kepada Rasulullah shalallahu ‘alahi wa sallam“Kemudian berita itu sampai kepada Rasulullah hingga turunlah ayat Al-Qur’an {Surah At-Taubah ayat 65-66}. Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata : “Saya melihat lelaki itu bertengger di samping onta Rasulullah . Dan ia dilempari dgn batu ia berkata :”Wahai Rasulullah sesungguhnya kami hanya bersenda gurau dan bermain-main saja.“Rasulullah bersabda : : “Katakanlah {Wahai Muhammad kepada munafik itu} : “Apakah terhadap Allah ayat-ayat-Nya dan terhadap Rasul- Nya kamu selalu berolok-olok ? Tidak usah kamu minta maaf krn kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami memaafkan segolongan dari kamu {lantaran mereka bertaubat} niscaya Kami akan mengazab golongan disebabkan mereka adl orang- orang yg selalu berbuat dosa. “.Ayat ini menyamakan olok-olok terhadap orang mukmin sebagaimana olok-olok terhadap Allah ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya Wallahu a’lam.Maroji’ :Dijawab oleh Lajnah Ad Daaimah lilbuhuts al Ilmiyyah wal Ifta’ {Panitia tetap utk Fatwa kerajaan Saudi Arabia} sebagaimana disebutkan dalam majalah Al-Buhuts Al-Islamiyyah {21 / 72}.Sumber : BULETIN DAKWAH AT-TASHFIYYAH Surabaya Edisi : 13 / Shafar / 1425 sumber : file chm Darus Salaf 2