Tauhidullah baik rububiyah uluhiyah dan asma was sifat semuanya menuju kepada keimanan yg benar yaitu bagaimana seharusnya kita menempatkan diri sebagai makhluk terhadap Khalik pencipta kita Allah SWT. Untuk menuju kepada hal itu dibutuhkan Ilmu sebagai pedoman dan petunjuk jalan agar tidak tersesat yg menyebabkan kita termasuk orang-orang yg merugi.

Allah SWT menjelaskan dalam firman-Nya “Adakah orang yg mengetahui bahwasanya apa yg diturunkan kepadamu dari tuhanmu itu benar sama dgn orang yg buta? Hanyalah orang-orang yg berakal saja yg dapat mengambil pelajaran.” Lebih lanjut dijelaskan oleh Allah dalam Firman-Nya “Katakanlah ‘Adakah sama orang-orang mengetahui dgn orang-orang yg tidak mengetahui? Sesungguhnya orang orang yg berakallah yg dapat menerima pelajaran.” Hal itu krn keimanan yg dimiliki oleh orang-orang yg ikut-ikutan saja tanpa keyakinan yg penuh sangat cepat berubah tatkala diterpa ujian dan cobaan sebagaimana dijelaskan Allah dalam firman-Nya “Dan di antara manusia ada orang-orang yg menyembah Allah dgn berada di tepi maka jika ia memperoleh kebajikan tetaplah ia dalam keadaan itu dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana berbaliklah ia ke belakang rugilah ia di dunia dan di akhirat yg demikian itu adl kerugian yg nyata.”

Oleh krn itulah patut bagi kita utk mengetahui kaidah-kaidah yg otentik guna mengantarkan kita kepada keimanan terhadap Allah SWT.

Dalil Akli “Bahwasanya sesuatu yg tidak ada tidak dapat menciptakan sesuatu.”Sesuatu yg tidak ada tidak mungkin mampu utk menciptakan sesuatu krn ia tidak ada. Kaidah ini menghantarkan kita kepada Dzat yg Maha Ada. Kalau kita perhatikan mahluk-mahluk yg dilahirkan tiap hari baik manusia hewan tumbuhan dan kita perhatikan pula tiap yg terjadi di alam semesta ini seperti angin hujan siang dan malam dan tiap yg bergerak dgn teratur seperti matahari dan bulan bintang-bintang semua itu jika kita renungkan tiap saat maka akan menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa akal kita akan memastikan semua itu bukan hasil ciptaan sesuatu yg tidak ada akan tetapi itu adl hasil ciptaan Dzat yg Maha Ada yaitu Allah SWT.

Dalil Nakli Firman Allah SWT “Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatupun ataukah mereka yg menciptakan ? Ataukah mereka telah menciptakan langit dan bumi itu? sebenarnya mereka tidak meyakini .” Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia.sumber file al_islam.chm