Kitab “Bekal-bekal Menuju Pelaminan Mengikuti Sunnah”” ketegori Muslim. Judul buku : Bekal-bekal Menuju Pelaminan Mengikuti Sunnah Judul asli : Al-Insyirah fi Aadabin Nikah Penulis : Ishaq Al-Huwaini Al-Atsari Penerjemah : Abu Ihsan Al-Atsari Penerbit : At-Tibyan, Solo Tahun cetakan : Mei 2002 M Ukuran buku: 17,5 cm, 234 halaman Harga : Rp 17.000,-

Detik-detik pernikahan merupakan saat-saat terindah dalam kehidupan seseorang. Biasanya calon pengantin menyiapkan dirinya secara fisik maupun mental, lahir maupun batin untuk menghadapi momen terindah dalam hidupnya. Di benaknya tergambar sejuta pesona keindahan hidup bersama gadis sholihah tambatan hatinya dalam mahligai rumah tangga yang tenteram. Tentunya akan lebih indah dan mengesankan bila proses pernikahan itu seluruhnya diatur dengan tuntunan sunnah nabi yang sangat indah dan lengkap. Dienul Islam telah mengatur seluruh perkara yang berkaitan dengan pernikahan. Mulai dari masa pranikah, seperti kriteria memilih hingga malam pertama bersama di dia. Semuanya dibahas secara tuntas dalam Dienul Islam. Buku kecil yang sederhana ini memuat apa saja yang mesti dipersiapkan oleh calon pengantin sebagai bekal menuju pelaminan. Bagi Anda yang bakal menghadapi saat-saat terindah itu, tentunya membutuhkan hal tersebut. Demikian ungkapan yang tercantum di sampul belakang buku ini yang kiranya cukup dapat mengantarkan isinya.

Selanjutnya mungkin ada yang bertanya dimana posisi kitab ini terhadap kitab karya Al-Albani yang berjudul Adabuz Zifaf? Berikut ini ada penuturan dari penulisnya.

Ketika resepsi pernikahan saya sudah dekat -semoga Allah memberkatinya- beberapa rekan saya mengusulkan agar saya membeli buku yang dikarang oleh Syaikhul Islam Hafizh Negeri Syam Syaikh Muhammad Nashirudin Al-Albani berjudul Adabuz Zifaf untuk dibagikan kepada para undangan. Dengan harapan agar ilmu yang tertuang didalamnya dapat berguna. Dan dengan keyakinan bahwa tidak ada sesuatu di dunia ini yang lebih berharga daripada ilmu, saya pun menganggapnya usulan yang baik dan berencana merealisasikannya.

Kemudian setelah saya telaah dengan seksama dan teliti, saya dapati buku tersebut hanya menyinggung tentang hari pernikahan saja. Saya dapati masih banyak etika-etika pernikahan yang belum disebutkan. Mulai dari masa pra nikah, saat seorang pemuda terpikir untuk berumah tangga hingga Allah mengaruniainya seorang anak. Hal itu bisa dimaklumi karena Syaikh Al-Albani tidak bermaksud mengumpulkan seluruh sisi-sisi pembahasan tentang adab-adab pernikahan dalam buku tersebut. Sekiranya beliau mau tentunya beliau sanggup untuk itu, insyaAllah.

Dari situ, terbetiklah dalam benak saya untuk menulis sebuah buku yang mengumpulkan adab-adab pernikahan dalam bentuk ilmiah dan hanya mencantumkan hadits-hadits yang shahih dari Rasulullah shallallahu alahi wa sallam serta membuang jauh-jauh hadits-hadits dha’if. Sebab tidak dibenarkan berhujjah dengan hadits dha’if yang tidak shahih dinisbatkan kepada pembawa dien ini.

Demikian tentang buku ini, semoga bermanfaat bagi yang mau memanfaatkannya (At-Taqwa Online)

Sumber Kitab “Bekal-bekal Menuju Pelaminan Mengikuti Sunnah” : http://www.salaf.web.id