“Menentang Ibu Karena Diperintahkan Untuk Melakukan Peruntukan Yang Melanggar Allah Dan RasulNya” ketegori Muslim.

Menentang Ibu Karena Diperintahkan Untuk Melakukan Peruntukan Yang Melanggar Allah Dan RasulNya

Kategori Birrul Walidain

Selasa, 20 September 2005 00:33:50 WIB

MENENTANG IBUNYA KARENA DIPERINTAHKAN UNTUK MELAKUKAN PERBUATAN YANG MELANGGAR ALLAH DAN RASULNYA

Oleh
Syaikh Abdul Aziz bin Baz

Pertanyaan.
Syaikh Abdul Aziz bin Baz dita : Apa hukumnya, bila seorang anak perempuan tdk mentaati ibu krn ibu itu meminta untuk bermaksiat kpd Allah, seperti menyuruh untuk tabbaruj dan bepergian, dan menganggap hijab itu ialah khurafat belaka, tdk ada kebenaran di dalam agama, dan menyuruh untuk pergi ke pesta, dan mamakai pakaian yg diharamkan oleh Allah atas seorang perempaun dan memarahi anak bila mengenakan hijab ?

Jawaban
Tidak boleh taat kpd makhluk, baik itu ayah, ibu maupun yg lainnya, di dalam maksiat kpd Allah.

Rasulullah bersabda.
à ¢Ã¢”š ¬Ã…”œArti : Sesungguh ketaatan itu ha di dalam peruntukan yg baikà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢

Dan beliau bersabda pula.

à ¢Ã¢”š ¬Ã…”œArti : Tidak ada ketaatan kpd makhluk di dalam maksiat kpd khalikà ¢Ã¢”š ¬Ã‚

Apa-apa yg diperintahkan oleh ibu pena di atas ialah peruntukan-peruntukan maksiat, maka jelas tdk boleh mentaatinya, dan semoga si pena dan ibu diberikan hidayah dan dilindungi dari godaan setan

[Disalin dari kitab Al-Fatawa Al-Jamià ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢ah Lil Marà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢atil Muslimah, edisi Indonesiap Fatwa-Fatwa Tentang wanita, Penyusun Amin bin Yahya Al-Wazan, Penerbit Darul Haq]

HUKUM MENTAATI KEDUA ORANG TUA DENGAN BERMAKSIAT TERHADAP ALLAH

Oleh
Syaikh Abdul Aziz bin Baz

Pertanyaan.
Syaikh Abdul Aziz bin Baz dita : Saya seorang muslimah, alhamdulillah saya melakukan setiap yg diridhai Allah dan konsisten menganakan hijab syarà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢i. Tapi ibu saya à ¢Ã¢”š ¬Ã¢â‚¬Å“semoga Allah memaafkannya- tdk menghendaki saya mengenakan hijab dan menyuruh saya nonton di bioskop dan video à ¢Ã¢”š ¬Ã‚ ¦ dst, ia mengatakan, à ¢Ã¢”š ¬Ã…”œJika kamu tdk bersenang-senang, kamu akan segera tua dan berubanà ¢Ã¢”š ¬Ã‚

Jawaban
Hendak anda tetap bersikap lembut terhadap ibu anda, beruntuk baik kpd dan berbicara dgn yg lebih baik, krn hak seorang ibu sangat agung, namun demikian anda tdk boleh mematuhi pada selain yg maà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢ruf, hal ini berdasarkan sabda Nabi Shallallahu à ¢Ã¢”š ¬Ã‹Å“alaihi wa sallam.

à ¢Ã¢”š ¬Ã…”œArti : Sesungguh ketaatan itu pada yg maà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢rufà ¢Ã¢”š ¬Ã‚ [1]

Dan sabdanya.

à ¢Ã¢”š ¬Ã…”œArti : Tidak boleh mentaati mekhluk dgn bemaksiat terhadap Allah Subhanahu wa Taà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢alaà ¢Ã¢”š ¬Ã‚ [2]

Begitu pula sikap terhadap ayah, suami dan sebagainya, tdk boleh mematuhi mereka dgn melakukan kemaksiatan terhadap Allah, demikian berdasarkan hadits-hadits tadi.

Kendati demikian, seorang isteri, atau anak, tetap menempuh cara yg baik untuk mengatasi problema-problema tersebut, yaitu dgn menjelaskan dalil-dalil syariatnya, kehrsan mentaati Allah dan RasulNya, waspada terhadap peruntukan maksiat kpd Allah dan RasulNya, sambil terus konsisten melaksanakan kebenaran, tdk mematuhi perintah yg menyelisihi kebenaran, baik perintah itu dari suami, ayah, ibu ataupun lainnya.

Tidak ada salah menyaksikan acara televisi atau video yg tdk mengandung kemungkaran, mendengarkan seminar-seminar ilmiah dan kajian-kajian yg bermanfaat, dgn tetap waspada sehingga tdk menyaksikan acara-acara yg menampilkan kemungkaran, juga tdk boleh menonton di bioskop serta kebatilan-kebatilan lainnya.

[Majmuà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢ Fatawa wa Maqalat Mutanawwià ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢ah, Juz 5, hal. 358, Syaikh Ibnu Baz]

[Disalin dari buku Al-Fatawa Asy-Syarà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢iyyah Fi Al-Masaà ¢Ã¢”š ¬Ã¢”ž ¢il Al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini-3, Darul Haq]
_________
Foote Note
[1]. Hadits Riwayat Al-Bukhari dalam Al-Ahkam 7145, Muslim dalam Al-Imarah 1840
[2]. Hadits Riwayat Ahmad 1098 dari hadits Ali dgn riwayat yg seperti itu, 20130 dari hadits Imron 20131 dari hadits Al-Hakim bin Amr. Al-Haitsami dalam Al-Majma 5/226 mengatakan, à ¢Ã¢”š ¬Ã…”œAhmad meriwayatkan dgn beberapa lafazh, Ath-Thabari meriwayatkan secara ringkas, di antara ; à ¢Ã¢”š ¬Ã…”œTidak boleh ada ketaatan terhadap makhluk dgn melakukan kemaksiatan terhadap Khaliqà ¢Ã¢”š ¬Ã‚ . Para perawi jalur Imam Ahmad ialah orang-orang yg tergolong shahih.

Sumber : http://almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=1582&bagian=0

Sumber Menentang Ibu Karena Diperintahkan Untuk Melakukan Peruntukan Yang Melanggar Allah Dan RasulNya : http://alsofwah.or.id