Fadlilatu As Syaikh Al’Allamah Al Faqih Muhammad bin Shalih Al Utsaimin RahimahullahSoal 1 : Apakah yg dimaksud dgn ?Jawaban Syaikh Utsaimin : adl mush-haf dari ayat-ayat Allah yg dikumpulkan kaum Muslimin pada zaman khilafah shahabat Utsman bin ‘Affan .

Yang demikian disebabkan pada saat meninggalnya Nabi Muhammad Al-Qur’an dalam keadaan belum terkumpul menjadi mush-haf.Al-qur’an pada waktu itu terdapat di dada-dada kaum muslimin pelepah-pelepah daun kurma batu putih yg tipis dan halus dan yg lainnya.Kemudian dikumpulkan pada khilafahnya shohabat Abu Bakar Ash-Shidiq ketika terbunuhnya sebagian besar para shahabat Rasululloh yg qurro’ yaitu pada saat terjadinya peperangan Yamamah. .

Kemudian pada zamannya Khalifah Utsman bin ‘Affan dikumpulkan krn sabda Rasulullah : Sesungguhnya Al-Quran diturunkan dgn tujuh huruf”Pada waktu itu kaum Muslimin membaca Al-Qur’an dgn huruf-huruf yg berbeda. Perbedaan dialek/logat dalam membaca Al-Qur’an menyebabkan terjadinya perselisihan pada pasukan- pasukan kaum muslimin di daerah-daerah Islam. Para pimpinan pasukan tersebut khawatir akan terjadi fitnah. Mereka menulis risalah kepada Khalifah Utsman bin ‘Affan tentang apa yg terjadi sehingga diperintahkanlah para shahabat utk mengumpulkan mush-haf.Disatukanlah bacaan-bacaan Al-Qur’an menjadi satu huruf yaitu dgn bahasa Quraisy. Bahasa Quraisy dipilih krn bahasa yg paling mulia bahasa yg digunakan oleh Rasululloh bahasa yg paling tinggi kedudukan tata bahasanya dan bahasa yg paling suci/bersih di negara Arab. Dikumpulkanlah mush-haf-mush-haf menjadi satu mush-haf yaitu dengan bahasa Quraisy dan yg selainnya dibakar. Maka kaum muslimin bersatu di atas satu mush-haf. Sampai kepada kita Mush-haf Al-Qur’an Utsmany dgn nukilan yg mutawatir.

Tidak ada perbedaan/perselisian sedikitpun dalam nukilan tersebut. Bahkan mush-haf Al-Qur’an yang disebut sebagai akan tetap terpelihara di atas pemeliharaan Allah ّ sampai hari kiamat. Di sana masih terdapat bacaan-bacaan yg keluar dari dan bacaan tersebut shahih dari Rosululloh .Diterjemahkan Oleh Al Ustadz Abu ‘Isa Nurwahid dari Kitab Majmu’As IlahSumber : Buletin Dakwah Al Atsary Semarang Edisi 15/1427HDikirim oleh Al-Akh Dadik via email
sumber : file chm Darus Salaf 2