Abu AfifahQardhawi berkata : “Wahai saudara-saudara sekalian sebelum meninggalkan tempat ini saya ingin menyampaikan suatu kalimat berkenaan dgn hasil Pemilu Israel. Dulu orang-orang Arab menaruh harapan kepada kesuksesan Perez dan dia sekarang telah jatuh inilah yg kita puji dari Israel.Kita berharap nagara kita bisa seperti negara ini yaitu krn kolompok kecil seorang penguasa bisa jatuh dan rakyatlah yg menentukan hukum tanpa ada hitung-hitungan prosentase yg kita kenal di negeri kita 9999 persen. Sungguh ini semua adl kedustaan dan tipuan. Seandainya Allah menampakkan diri kepada manusia maka Dia tak akan mampu mancapai prosentase sebesar ini. Kami mengucapkan selamat kepada Israel atas apa yg telah diperbuatnya. Segala puji hanya milik Allah Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga dicurahkan kepada Rasulullah. Wa ba’du :Sesungguhnya bencana yg tengah menimpa umat dewasa ini adl menjamurnya kelompok- kelompok orang yg berani memanipulasi “selendang ilmu” dgn mengubah bentuk syari’at Islam dgn istilah “tajdidi” mempermudah sarana-sarana kerusakan dgn istilah “fiqih taysiir” membuka pintu-pintu kehinaan dgn kedok “ijtihad” melecehkan sederet sunnah-sunnah Nabi dgn kedok “fiqih awlawiyyat” dan berloyalitas dgn orang-orang non muslim dgn alasan “memperindah corak Islam”.Tokoh yg menjadi pentolannya adl seorang tukang fatwa lewat parabola Yusuf Qardhawi yang berusaha keras menyebarkan gagasan-gagasan pemikiran di atas lewat tayangan-tayangan parabola jaringan-jaringan internet konfrensi-konfrensi studi-studi keislaman ceramah- ceramah dan lain-lain.Lembaran-lembaran kertas yg ada di hadapan pembaca ini memuat ringkasan dari beberapa ide pemikiran tokoh ini yg dgn berbagai cara berusaha melariskan ide-ide pemikiran tersebut. Sengaja penulis tampilkan gagasan-gagasan Qardhawi ini sebagai upaya memberi nasehat kepada umat Islam dan sebagai pernyataan berlepas diri serta memberi peringatan kepada umat Islam agar selalu waspada terhadap tokoh ini dan tokoh- tokoh lain yg seide dengannya.Penulis tidak berpanjang kalam dalam mengemukakan bantahan terhadap tokoh ini karena apa yg akan penulis paparkan di sini masih dipandang kontroversial oleh kalangan orang-orang awam. Siapa yg ingin mengetahui secara rinci uraian tentang gagasan- gagasan pemikiran Qardhawi berikut sanggahan-sanggahannya semuanya telah tercantum di dalam kitab “Al-I’laam binaqdi Al-Kitab Al-Halal wa Al-Haram” {“Kritik terhadap kitab ‘Halal dan Haram’ Qardhawi} karya Syeikh Shalih Alu Fauzan juga “AR-Raddu ‘Ala Al-Qardhawi” {Karya Syeikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’iy pent.} dan kitab-kitab lainnya .PERTAMA : SIKAP QARDHAWI TERHADAP ORANG-ORANG KAFIRQardhawi bersikap plin-plan dan mematikan aqidah wala’ {berloyalitas kepada orang- orang beriman} dan bara’ dgn orang-orang non muslim. Silahkan anda simak gagasan-gagasan pemikiran Yusuf Qardhawi berikut ini :1. Berkenaan dgn orang-orang Nashrani Qardhawi berkata :“Semua urusan yg berlaku di antara kita {maksudnya : kaum muslimin dan orang-orang Nashrani pent.} menjadi tanggungjawab kita bersama krn kita semua adl warga dari tanah air yg satu tempat kembali kita satu dan umat kita adl umat yg satu. Aku mengatakan sesuatu tentang mereka yakni saudara-saudara kita yg menganut agama Masehi – meskipun sementara orang mengingkari perkataanku ini – “Sesungguhnya orang- orang yg beriman itu bersaudara”. Ya kita adl orang-orang beriman dan mereka juga orang-orang beriman dilihat dari sisi lain.2. Melalui acara yg sama Qardhawi mengatakan – berkenaan dgn orang-orang Kristen Qibthi – bahwa orang-orang Kristen Qibthi pun dapat mempersembahkan barisan syuhada’ . 3. Qardhawi berkata : “Sesungguhnya rasa cinta seorang muslim dgn non- muslim bukan merupakan dosa.”4. Qardhawi berkata : ”Permusuhan yg terjadi antara kita dgn orang-orang Yahudi semata-mata dilatarbelakangi masalah sengketa tanah bukan dilatarbelakangi masalah agama”.Dan Qardhawi menyatakan bahwa firman Allahلَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِيْنَ آمَنُوا الْيَهُوْدَ وَالَّذِيْنَ أَشْرَكُوْا..Artinya : “Niscaya engkau akan dapati orang-orang yg paling keras permusuhannya terhadap orang-orang beriman adl orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik….” {Q.S. Al Maidah : 82}hanya berlaku utk situasi yg ada di masa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bukan untuk situasi di zaman sekarang di samping itu dapat diketahui bahwa firman Allah pada akhir ayat di atas menjadi dalil tentang eratnya hubungan persahabatan orang-orang Nashrani di zaman sekarang dgn kaum muslimin”.Qardhawi juga mengatakan : “Apabila kaum muslimin kuat kedudukannya maka berarti kuat pula kedudukan saudara-saudara mereka yg menganut agama Masehi tanpa diragukan sedikit pun. Dan apabila kaum muslimin lemah kedudukannya maka berarti lemah pulalah kedudukan orang-orang yg menganut agama Masehi ”.5. Qardhawi menyatakan dalam berbagai kesempatan bahwa Islam – menurut klaim Qardhawi – menghormati agama-agama mereka yg telah diubah oleh tangan manusia dan Qardhawi mengatakan bahwa status orang-orang Yahudi dan Nashrani sejajar dgn status kaum muslimin ; mereka boleh mengambil hak- hak mereka secara utuh dan mereka bertanggungjawab melaksanakan kewajiban-kewajiban mereka dgn sebaik-baiknya sedangkan status tanah air menjadi milik bersekutu antara warga negara muslim dan warga negara Nashrani.Qardhawi menyatakan bahwa Islam menitikberatkan sisi-sisi persamaan antara kita {kaum muslimin} dan mereka dan tidak menitikberatkan sisi-sisi perbedaan dan bahwa kaum muslimin bersama orang-orang Nashrani semuanya harus berdiri tegak membentuk satu barisan di dalam satu tanah air yg menjadi milik mereka bersama utk menentang berbagai penyelewengan kezhaliman dan kesewenang-wenangan”.Qardhawi juga mengatakan bahwasannya jihad itu disyariatkan utk membela semua agama bukan hanya utk membela agama Islam saja. Dan Qardhawi membolehkan memberikan ucapan selamat pada hari besar-hari besar mereka dan Qardhawi membolehkan memberikan kekuasaan kepada orang-orang non- muslim utk menduduki jabatan-jabatan dan departemen-departemen.6. Qardhawi menyatakan bahwa “jizyah” hanya diambil dari orang-orang non muslim dzimmy manakala mereka tidak ikut berperang membela tanah air . Adapun di zaman sekarang ini jizyah itu tidak boleh lagi diambil dari mereka krn zaman sekarang ini kewajiban utk masuk tentara kedudukannya disetarakan antara warga negara muslim dan warga negara non-muslim.KEDUA : SIKAP QARDHAWI TERHADAP AHLI BID’AHPembaca akan dapati bahwa apabila Qardhawi berbicara tentang ahli bid’ah tampaknya ia sedang berbicara tentang lawan yg tidak ada waujudnya. Karena pada satu kesempatan Qardhawi berbicara tentang kelompok Mu’tazilah dan Khawarij terdahulu namun pada kesempatan yg lain Qardhawi memuji para pewaris faham mereka. Adapun kelompok Raafidhah yg menjadi pewaris aqidah Mu’tazilah dan kelompok Rafidhah ini menambah-nambah berbagai kesesatan yg besar ke dalam faham Mu’tazilah yang sepersepuluh dari kesesatan-kesesatan itu saja cukup utk menyetarakan mereka dgn Abu Jahal pembaca dapati Qardhawi membela mereka dan mengaku bersaudara dgn mereka. Bahkan Qardhawi menilai upaya membangkitkan perselisihan dgn mereka sebagai pengkhianatan terhadap umat Islam.Dan Qardhawi menilai kutukan yg dilontarkan kaum Rafidhah terhadap para sahabat Nabi tahrif Al Qur’an yg mereka lakukan pendapat mereka bahwa imam-imam mereka terpelihara dari kesalahan dan pelaksanaan ibadah haji mereka di depan monumen-monumen kesyirikan dan kesesatan-kesesatan mereka yg lainnya semua itu hanya merupakan perbedaan pendapat yg ringan dalam masalah aqidah. Demikian pula berkenaan dgn para pewaris faham Khawarij dewasa ini yaitu kelompok Ibadhiyyah Qardhawi mengatakan hal yg sama {yakni Qardhawi menilai kesesatan-kesesatan aqidah kelompok Ibhadiyah tersebut hanya merupakan perbedaan pendapat yg ringan dalam masalah aqidah pent.}Sedang kelompok Asy’ariyyah dan Maturidiyyah dinilai oleh Qardhawi sebagai kelompok Ahlussunnah dan masalah ini tidak perlu diperdebatkan.KETIGA : SIKAP QARDHAWI TERHADAP SUNNAHQardhawi terbawa arus kelompok rasionalis dalam memahami sunnah lewat akal mereka yg kerdil dan pemahaman mereka yg rusak. Bertolak dari pemahaman kaum rasionalis inilah Qardhawi menolak sebagain sunnah dan memalingkan makna sebagian sunnah yg lainnya yg menurut hwa nfsu (**) nya tidak layak difahami secara lahir. Coba pembaca simak beberapa pendapat Qardhawi dalam mensikapi sunnah :1. Di dalam “Shahih Muslim” terdapat hadits marfu’ {hadits yg rangkaian perawinya sampai kepada Nabi} yg shahih : إِنَّ أَبِي وَأَبَاكَ فِي النَّارِ Artinya : “Sesungguhnya ayahku dan ayahmu masuk nereka”.Dan para ulama telah sepakat tentang kepastian hal itu {yaitu bahwa ayah Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam} masuk neraka pent.}Qardhawi berkomentar : “Aku katakan : ’Apa dosa Abdullah bin Abdul Muththalib sampai-sampai dia masuk neraka padahal dia termasuk ahlul Fatrah {orang-orang yg hidup pada masa transisi di antara dua orang rasul pent.}. Menurut pendapat yg benar bahwa mereka {ahlul Fatrah} ini selamat dari siksa neraka’.”2. Di dalam “Shahih Bukhari” dan “Shahih Muslim” tercantum hadits marfu’ yg shahih :يُوْتَى بِالْمَوْتِ كَهَيْئَةِ كَبْشٍ أَمْلَحَArtinya : “Maut akan didatangkan dalam bentuk seekor domba jantan berwarna sangat biru”. Qardhawi berkata : “Telah dapat diketahui dgn yakin yg kepastiannya telah ditetapkan oleh akal dan wahyu bahwa kematian itu bukan seekor domba jantan atau sapi jantan atau salah satu jenis binatang”.3. Di dalam “Shahih Bukhari” tercantum hadits marfu’ yg shahih :لَنْ يُفْلِحَ قَوْمٌ وَلَوْا أَمْرَهُمْ امْرَأَةً. Artinya : “Tidak akan beruntung suatu kaum yg menguasakan urusan mereka kepada wanita”. Qardhawi berkata : “Ketentuan ini hanya berlaku di zaman Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam di mana hak utk menjalankan pemerintahkan ketika itu hanya diberikan kepada kaum laki-laki sebagai sikap kesewenang-wenangan. Adapun di zaman sekarang ini ketentuan ini tidak berlaku”.4. Disebutkan di dalam hadits yg shahih :مَا رَأَيْتُ مِن ناَقِصَاتِ عَقْلٍ وَدِيْنٍ أَسْلَبَ لِلُبِّ الرَّجُلِ الحَازِمِ مِنْ إِحْدَاكُنَّArtinya : “Aku tidak pernah melihat makhluk yg kurang sempurna akalnya dan kurang sempurna ketaatan mengamalkan agamanya yg lbh mampu menggoyahkan hati seorang laki-laki yg teguh sekalipun daripada masing-masing orang di antara kalian ”.Qardhawi berkata : “Sesungguhnya pernyataan ini terlontar dari ucapan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam utk bergurau”.5. Disebutkan dalam hadits shahih : لاَ يُقْتَلُ مُسْلِمٌ بِكَافِرٍ Artinya : “Seorang muslim tidak dijatuhi hukuman bunuh disebabkan membunuh orang non muslim”.Setelah Qardhawi menyatakan bahwa seorang muslim harus dijatuhi hukum bunuh disebabkan ia membunuh orang non muslim – suatu pernyataan yg bertentangan dgn ketentuan yang terkandung di dalam hadits di atas – Qardhawi berkata :“Sesungguhnya pendapat ini {pendapat yg mengatakan bahwa seorang muslim harus dijatuhi hukuman qishash lantaran membunuh orang non muslim pent.} adl pendapat yg benar yg tidak layak pendapat yg lainnya diterapkan di zaman kita ini. Dan dgn memperkuat pendapat ini berarti kita telah membatalkan semua argumen pendapat lain. Dengan begitu berarti kita telah mengibarkan bendera syari’at Islam yg putih cemerlang ”.Dan masih banyak lagi pendapat-pendapat Qardhawi yg meyimpang dalam mensikapi Sunnah Nabi di samping pendapat-pendapat Qardahwi yg telah diutarakan di atas.KEEMPAT : SIKAP QARDHAWI TERHADAP KAUM WANITAQardhawi berusaha mengoyak tabir yg menutupi kaum wanita dgn berbagai cara yang dapat ia lakukan. Berulangkali Qardhawi menyatakan bahwa memisahkan tempat kaum wanita dari tempat kaum pria hukumnya adl bid’ah dan tergolong tradisi yg tidak berasal dari ajaran Islam dan bahwa sekat yg memisahkan tempat kaum wanita dari tempat kaum pria harus dilenyapkan.Qardhawi berkata dgn redaksi berikut ini : “Dalam usiaku yg telah mencapai 70 tahun aku pernah pergi ke Amerika utk menghadiri konfrensi-konfrensi Islam. Akan tetapi sangat disayangkan bahwa ceramah-ceramah yg disampaikan dalam konfrensi-konfrensi Islam tersebut diikuti oleh para peserta wanita yg berada di suatu tempat sedang ceramah-ceramah yg diikuti oleh para peserta pria disampaikan di tempat yg lain. Suasana yg serba kaku tampaknya meliputi audiens dan terkesan bahwa mereka meniru-niru tradisi Barat sehingga mereka berpegang pada pendapat yg kaku dan meninggalkan pendapat yg kuat.Akibatnya para peserta pria ditempatkan di ruang pertemuan yg terpisah dari ruang pertemuan para peserta wanita.Mengenai acara yg sama Qardhawi berkata : “Padahal konfrensi-konfrensi semacam ini merupakan kesempatan bagi seorang pemuda utk menatap seorang pemudi sehingga hatinya menjadi tertarik lalu si pemuda dapat leluasa menanyakan tentang identitas si pemudi yg dengan sebab itu Allah bukakan pintu hati muda-mudi tersebut dan di belakang pertemuan itu terbentuklah keluarga yg islamiy”.Pada acara yg sama pula ketika Qardhawi dihampiri oleh seorang laki-laki yang ditugaskan utk memberikan kata sambutan sebelum Qardhawi menyampaikan ceramah khusus di hadapan para peserta wanita Qardhawi berkata : “Telah saya katakan kepada orang laki-laki yg ditugaskan utk memberikan kata sambutan : ‘Apa peran Anda dalam acara ini ? Seharusnya peran Anda ini digantikan oleh salah seorang akhwat krn pokok pembahasan yang akan diutarakan dalam ceramah adl khusus utk mereka . Oleh krn itu salah seorang di antara akhwat itulah yg seharusnya memberikan kata sambutan sebagai pengantar ceramahku mengucapkan sepatah kata dan mengajukan pertanyaan-pernyataan yang dgn cara ini berarti kita melatih mereka dalam bidang leadhersheap . Tatapi sayangnya sikap sewenang-wenang dari kaum laki-laki masih saja menimpa kaum wanita sampai-sampai sikap sewenang-wenang ini terjadi dalam urasan-urusan khusus kaum wanita’.”Qardhawi mengatakan bahwa wanita-wanita yg berhijab pun harus tampil dalam acara-acara televisi dan tayangan-tayangan parabola dan para wanita harus ikut serta dalam acara-acara pementasan drama dan sandiwara.Bahkan Qardhawi menuturkan bahwa dia mempunyai dua orang puteri yg telah menamatkan studinya di beberapa universitas di Inggris – di sini sebenarnya Qardhawi ingin mengajak orang untuk mendukung budaya ikhtilath budaya yg tak tahu malu – sehingga kedua puteri Qardhawi tersebut mandapat gelar doktor yang satu orang di bidang fisika nuklir dan yg lainnya di bidang biokimia.KELIMA : QARDHAWI DAN SARANA-SARANA HIBURANYusuf Qardhawi tergolong dalam kategori da’i berkedok agama yg paling terkenal getol mengajak orang utk mendukung lagu musik dan berbagai sarana hiburan dan dia mengemukakan pernyataan semacam ini di berbagai kitabnya dan di berbagai kesempatan :1. Qardhawi menyatakan diberbagai bukunya bahwa lagu itu halal dan nonton film di gedung bioskop itu halal dan baik.2. Qardhawi menuturkan bahwa dia mengingkari para seniman yg meninggalkan dunia seni.3. Qardhawi mendo’akan keberkahan bagi orang-orang yg memakai kalung salib dan mempertontonkannya di depan khalayak ramai lewat pementasan drama yg menampilkan peran tokoh tokoh Salibis yg melakukan penyerangan berkali-kali terhadap pasukan kaum muslimin dalam Perang Salib ketika Qardhawi mengakhiri kata sambutannya. Qardhawi berkata :“Berjalanlah kalian di atas keberkahan yg dianugerahkan Allah ! Semoga Allah senantiasa menyertai kalian dan tidak menelantarkan kalian dalam melaksanakan tugas-tugas kalian”.4. Qardhawi menuturkan bahwa dia suka mengikuti lagu-lagu Fa’izah Ahmad Syaadiyah Ummu Kultsum Fairuz dan penyanyi-penyanyi lainnya.5. Qardhawi bertutur tentang dirinya bahwa dia hobbi nonton film menikamati cerita-cerita bersambung dan nonton sandiwara . Film yg disukai Qardhawi misalnya : “Al Irhaab Wa Al-Kabaab” dgn sutradara ‘Aadil Imam – yg di dalamnya ditampilkan adegan pelecehan terhadap orang-orang yg menganut agama – film “Layaali Hilmiyyah” film “Ra’ufat Al’Hujjaan” film “Ghiwaar” film “Nuur Asy-Syariif” film “Ma’aalii Zaayad” dan film-film lainnya.6. Qardhawi berfatwa bahwasannya dibolehkan bagi para wanita tampil di layar film dan televisi.KEENAM : PENYIMPANGAN-PENYIMPANGAN QARDHAWI DALAM MASALAH FIQIHQardhawi telah malakukan penyimpangan melalui berbagai pendapat dan pemikirannya dalam masalah fiqih dgn membuang jauh-jauh nash-nash Al-Qur’an dan Al-Hadits serta mengesampingkan pendapat-pendapat para ulama. Silahkan pembaca simak bebarapa penyimpangan pemikiran Qardhawi dalam masalah fiqih :1. Qardhawi menyatakan bahwa hukuman “rajam” termasuk kategori “ta’zir” . Waliyyul Amri berhak membatalkan hukuman “rajam” bila melihat maslahat.2. Qardhawi berpendapat bahwa riddah ada dua macam :1. riddah mughallazhah yaitu kemurtadan yg dibarengi dgn tindakan bengis utk menentang masyarakat oleh krn itu pelakunya harus dihukum bunuh ;2. riddah mukhaffafah yaitu semua jenis kemurtadan selain kemurtadan jenis pertama. Pelaku kemurtadan yg tertakhir ini tidak boleh dihukum bunuh 3. Qardhawi berpendapat bahwa seorang wanita boleh memegang tampuk kepemimpinan umum.4. Qardhawi berpendapat bahwa sorangan wanita apabila ikut serta dalam jual-beli dan berbagai jenis mu’amlah maka persaksiannya disetarakan dgn persaksian seorang laki-laki.5. Qardhawi berpendapat bahwa mencukur jenggot itu boleh.6. Qardhawi menyatakan bahwa riba yg sedikit 1% atau 2% dibolehkan dgn alasan utk kepentingan biaya administrasi.Di samping Qardhawi membolehkan lagu musik televisi tayangan parabola cerita bersambung isbal kain sampai di bawah matakaki wanita menampakkan wajah menggambar makhluk bernyawa nonton drama menjual khamr dan daging babi kepada orang non muslim mencangkok anggota badan seorang muslim dgn anggota badan seekor babi laki-laki berjabatan tangan dgn wanita berpakaian dgn mode pakaian orang-orang non muslim makan daging binatang yg mati mendadak wanita bepergian jauh ke luar negeri utk keperluan belajar tanpa di temani mahramnya dan lain-lain.Tepat sekali ucapan seseorang yg menyatakan bahwa Qardhawi – dgn fatwa-fatwanya dan kelancangannya mengubah syari’at Islam – sesungguhnya dia sedang berteriak kepada semua orang yg menisbatkan dirinya kepada Islam sambil mengucapkan kata-kata kepada mereka dengan lisan tingkahlakunya : “Lakukanlah apa saja yg hendak kalian lakukan ! Karena masuk surga sudah pasti bagi kalian”.Kita mohon kepada Allah Ta’aala agar Dia memberikan ketabahan kepada kita dalam perpegangteguh pada Islam dan Sunnah agar Dia melindungi kita dari bahaya pendapat- pendapat semacam ini dan para pencetusnya dan agar Dia menjadikan kita termasuk orang- orang yg berpegang teguh pada petunjuk Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam keluarganya dan para sahabatnya sampai hari pembalasan.KETUJUH : QARDHAWI MEMPOSISIKAN MAKHLUK LEBIH TINGGI DARI KHALIQ DAN DIA MENGHARAPKAN NEGARANYA BISA SEPERTI NEGARA ISRAELQardhawi berkata : “Wahai saudara-saudara sekalian sebelum meninggalkan tempat ini saya ingin menyampaikan suatu kalimat berkenaan dgn hasil Pemilu Israel. Dulu orang-orang Arab menaruh harapan kepada kesuksesan Perez dan dia sekarang telah jatuh inilah yg kita puji dari Israel.Kita berharap nagara kita bisa seperti negara ini yaitu krn kolompok kecil seorang penguasa bisa jatuh dan rakyatlah yg menentukan hukum tanpa ada hitung-hitungan prosentase yg kita kenal di negeri kita 9999 persen. Sungguh ini semua adl kedustaan dan tipuan. Seandainya Allah menampakkan diri kepada manusia maka Dia tak akan mampu mancapai prosentase sebesar ini. Kami mengucapkan selamat kepada Israel atas apa yg telah diperbuatnya.Sumber: www.ahlussunnah-jakarta.org from sahab sumber : file chm Darus Salaf 2