Asy Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘UtsaiminFenonema adanya pemahaman sesat yg menyebarkan pemahaman bahwa Al Qur’an adl mahluk sepertinya tidak pernah pupus hingga kini. Tebukti akhir-akhir ini ada seorang bertitel Doktor dosen salah satu perguruan tinggi Islam di negeri kita yg terang-terangan mengkampanyekan pemahaman nyeleneh tersebut hingga berani melecehkan ayat-ayat Al Qur’an. Bagaimana sebenarnya kedudukan Kalamullah dan Al Qur’an dalam perspektif Islam.

Silahkan Simak.- Pendapat Ahlus Sunnah tentang KalamullahTentang kalamullah Ahlussunnah ber¬pendapat bahwa kalamullah adl sifat dari sifat-sifat Allah dan Allah terus menerus disifati dgn sifat kalam/ berbicara secara hakiki sesuai dgn kesempurnaan-Nya dan menurut kehendak-Nya. Bicara-Nya dgn huruf dan suara yg bisa didengar akan tetapi tidak serupa dgn suara makhluk. Berkata-kata dgn apa-apa yg Allah kehendaki dan kapan saja Dia kehendaki.Dalil atas adanya sifat ini adl firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala :“Dan Allah berbicara dgn Musa dgn pembicaraan.” Dan ketika Musa datang ke tempat Kami dan Rabbnya mengajaknya berbicara.”Dalil bahwa berbicaranya dgn suara adl firman-Nya:“Dan Kami menyeru Musa di sisi bukit Thur sebelah kanan dan kami dekatkan dia kepada Kami.

Dalil dari sunnah adl ucapan Beliau Shalallahu’alaihi Wassallam Wahai Adam maka Adam menjawab Saya ya Rabb. Maka Allah menyerunya dgn suara.

Sesungguhnya Allah menyuruhmu utk mengeluarkan dari anak cucumu sekelompok manusia dari neraka. Maka Adam menjawab Wahai Rabbku kelompok mana yg dikeluarkan dari neraka?Dalil bahwasanya berbicara-Nya itu dgn huruf adl firman Allah : Dan Kami berkata Wahai Adam tinggallah engkau dgn istrimu di jannah. Dan dalil bahwasanya berbicaranya dgn masyi’ah-Nya adalah: Dan ketika Musa datang ke tempat Kami dan Rabbnya mengajaknya berbicara.”Maka dalam ayat ini berbicaranya Allah itu itu setelah datangnya Musa alaihis salam.Al Kalam adl sifat dzatiyah jika dilihat dari asalnya. Karena sesungguhnya Allah itu terus menerus disifati dgn sifat kalam dan maha kuasa utk berbicara.Dan termasuk sifat fi’liyah jika dilihat dari satu persatu dari kalam-Nya. Karena hal ini berkaitan dengan kehendak-Nya kapan Dia kehendaki.Penulis banyak menyebutkan dalil kalam krn disini banyak terjadi perdebatan dan banyak terjadi fitnah pada masalah sifat ini.- Ucapan Ahlus Sunnah tentang Al Quran.Mereka berkata Al Quran adl kalamullah dan bukan makhluk. Dari-Nya berasal kepada- Nyalah akan kembali. Dalil yg menjelaskan bahwa Al Quran adl Kalamullah adl firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:“Dan jika seseorang dari orang-orang musyrik ada yg meminta perlindungan kepadamu maka berilah perlindungan sampai mereka mendengar kalamullah.Kalamullah di sini adl Al Qur’an.Dalil bahwasanya Alquran itu diturunkan adl firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala: Dan ini adl kitab yg Kami menurunkannya yg diberkahi maka ikutilah dan bertakwalah kalian semua agar kalian dirahmati. Dalil bahwa Al Quran itu bukan mahluk adl firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala: Ketahuiluh miIik-Nyalah penciptaan dan perintahdalam ayat ini Allah membedakan antara perintah-Nya dgn ciptaan-Nya.Dan Al Qur’an merupakan perintah Allah sebagaimana firmanNya: Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu ruh dari perintah Kami. dan sesungguhnya Al Quran itu adl termasuk Kalamullah dan Kalamullah adl salah satu sifat dari sifat-sifat Allah dan sifat Allah itu bukanlah makhluk.Dan makna dari-Nya berasal bahwasanya Allah berkata-kata dengannya sejak dahulu.Dan makna kepada-Nya lah akan kembali adl akan kembali kepada Allah pada akhirzaman akan diangkat dari mushaf-mushaf dari dada-dada manusia sebagai pemuliaan baginya ketika manusia menjadikannya sebagai bahan olok-olok dan permainan.Dikutip dari buku Koreksi Akidah Anda dgn Pemahaman Salaf! Penerbit Pustaka Al Atsary Kp.Cilagan RT 01/10 Cileungsi Bogor.Judul Asli : Ta’liqat ‘alal ‘Aqidah Al Wasitiyah
sumber : file chm Darus Salaf 2